Kamis, 07 November 2013

Ketika Teman Menjadi Bangsat

ketika teman menjadi bangsat

Untaian katamu ternyata palsuJanji indah telah kau ingkari Untuk terus menjadi sahabatkuTahukah kau sobat??? Bahwa segala luka yang menyobek hatimuDapat juga ku rasakan dan menusuk jiwakuBahwa darah yang menetes dari luka ituSeiring air mata yang mengalir di pipikuSadarkah kau sobat??? Bahwa kepedihan yang selalu tampak di wajahmuAdalah mimpi terburuk yang membebanikuBahwa sikap dinginmu untukkuAdalah pedang yang terus menghujam dadakuDulu secercah tawamu yang indahSelalu menggelitik jiwaku untuk tersenyumTapi kini semua tlah berubahDan bukan lagi kebahagiaanYang mampu kau berikan padakuKarena sahabat…Kau khianati akukau cemari ikatan kitaKau dengan mudah melepas jemarikuPadahal kau melihat akuRapuh tanpa kau di sampingkuMengapa kau rusak hubungan ini??